-
Mengunjungi Cam Thanh Water Coconut Village
Naik Perahu Keranjang Bambu Dan Mendayung Perlahan Ke Desa
-
Mengunjungi Hoi An Ancient Town
Kawasan Tua, Sebagian Besar Rumah Di Sini Merupakan Bangunan Tradisional Yang Berasal Dari Abad Ke-17 Hingga Ke-19, Di Sepanjang Jalan-Jalan Kecil.
-
Mengunjungi Family Chapel
Chapel yang dibangun oleh tokoh terkemuka keluarga pedagang atau pejabat sebagai pusat pemujaan leluhur di Pagoda atau Balai Pertemuan gaya Cina
-
Mengunjungi Phuoc Kien Assembly Hall
Tempat ibadah indah yang dibangun untuk penduduk China abad ke-17 dan didedikasikan untuk dewi laut.
-
Melewati Japanese Covered Bridge Pagoda
merupakan jembatan pertama di situs ini dan dibangun pada tahun 1593 oleh komunitas Jepang Hoi An untuk menghubungkan Kota dengan Kawasan Pecinan di seberang sungai
-
Mengunjungi Chinese Quarter
Orang Tionghoa bermigrasi ke Hoi An dari awal abad ke-17. Saat ini, komunitas Tionghoa secara keseluruhan adalah bagian terpenting kedua yang membentuk budaya kota yang unik. Komunitas terdepan, tentu saja, adalah orang Vietnam. Orang Tionghoa datang ke sini sebagai pedagang, karena Hoi An adalah pelabuhan perdagangan yang berkembang pesat dan sebagai pengungsi politik karena kekuasaan Mongolia atas Tiongkok (dan kemudian orang Manchu). Mereka menyebut diri mereka
-
Mengunjungi Fukien Association Temple
Aula Pertemuan Fujian (Phuc Kien) dibangun sekitar tahun 1690 dan berfungsi sebagai aula pertemuan tradisional bagi kelompok etnis Tionghoa dari Fujian, Tiongkok untuk bersosialisasi, namun kemudian diubah menjadi kuil yang didedikasikan untuk dewa mereka bernama Thien Hau – dewi laut yang melindungi pelaut dari bahaya. Seperti yang diceritakan oleh generasi sebelumnya, orang Tionghoa di Hoi An memutuskan untuk membangun kuil itu untuk memuja patung dewi yang ditemukan di Pantai Hoi An pada tahun 1697. Mungkin yang paling menonjol di antara 5 Balai Pertemuan di kota, sekarang Balai Pertemuan Fujian terletak di 46 Tran Phu Street.
-
Mengunjungi Ceramic Museum
Kunjungan wajib bagi wisatawan yang menghargai detail terbaik dalam hidup, Museum of Trade Ceramics menyajikan jamuan tembikar berwarna-warni dari seluruh Asia. Selain contoh keramik yang menakjubkan dari Jepang dan Cina, pengunjung dapat mengagumi tembikar dari Thailand, India, dan Filipina, beberapa di antaranya berasal dari abad kedelapan.
-
Mengunjungi Chua Ong Temple
Pagoda yang menarik.Tempat sejuk yang bagus untuk duduk dan melihat orang berdoa dan mempersembahkan dupa.
-
Transfer to Hotel
Para Tamu diantar menuju Hotel untuk Beristirahat.